Setelah jenazah diletakkan di liang lahat dengan posisi miring ke kanan menghadap kiblat, dibacakan Talqin (peringatan kepada mayit sebelum pertanyaan Munkar & Nakir).
Shalat jenazah tidak memiliki ruku’ dan sujud. Hanya 4 takbir.
Syarat Kafan:
Ketentuan Jumlah Kafan:
Tata Cara Mengkafani (Untuk Laki-laki):
1. Lapisan Pertama Selembar kain panjang (untuk menutup dari kepala hingga ujung kaki). Letakkan jenazah di atasnya.
2. Lapisan Kedua Selembar kain panjang yang ukurannya lebih panjang dari kain pertama, digunakan untuk melipat kedua sisi kanan dan kiri (membungkus erat).
3. Lapisan Ketiga Selembar kain panjang untuk membungkus seluruh tubuh (sebagai selimut penutup terluar). teks tajhiz jenazah kamil
Prosedur: Setelah jenazah dibaringkan di atas kain kafan, bagian kepala, wajah, tangan, perut, lutut, dan kaki diberi wewangian (kapur barus). Kemudian kain dilipat: sisi kiri di atas badan, lalu sisi kanan di atas sisi kiri. Setiap lapisan diikat dengan tali pengikat sebanyak 3 atau 5 ikatan (di kepala, dada, pinggang, lutut, dan kaki) agar tidak terbuka saat dibawa.
Literally:
Thus, Teks Tajhiz Jenazah Kamil is a complete written guide containing the rules, steps, and prayers for managing a Muslim body from the moment of death until burial. It is widely used in Islamic boarding schools (pesantren), funeral committees, and community religious education.
Arabic:
اللهُ أَكْبَرُ
Latin:
Allahu Akbar
Then recite Surat Al-Fatihah:
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ ... (complete to the end)
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa mengurus jenazah seorang Muslim dengan ikhlas karena Allah, lalu memandikan, mengafani, menyalati, dan menguburkannya, maka ia akan keluar dari dosa-dosanya seperti hari ia dilahirkan ibunya." (HR. Ibnu Majah, dinilai hasan oleh Al-Albani)
Dengan memahami teks tajhiz jenazah kamil, seorang Muslim tidak hanya menjalankan fardhu kifayah, tetapi juga meraih pahala besar dan memberikan penghormatan terakhir kepada saudaranya yang telah wafat.
Jika Anda mau, saya bisa:
Berikut teks tahlil dan tata cara takziyah/tajhiz jenazah secara singkat dan runtut dalam bahasa Indonesia (format umum yang biasa dipakai di masjid atau rumah duka). Sesuaikan dengan madhab/ketentuan setempat bila perlu. Setelah jenazah diletakkan di liang lahat dengan posisi
Intention as Imam (example):
“Ushallii ‘ala hadzal mayyiti arba‘a takbiratin fardal kifaya’ti imaman lillahi ta‘ala.”
Sequence of 4 Takbirat:
| Takbir | After saying Allahu Akbar, recite: | |--------|-------------------------------------| | 1st | Al-Fatihah (silently) | | 2nd | Salawat upon Prophet: Allahumma salli ‘ala Muhammad… | | 3rd | Du‘a for deceased: Allahummaghfir lahu warhamhu… | | 4th | Du‘a for all Muslims: Allahumma la tahrimna ajrahu… then say Assalamu ‘alaikum |
Short version of 3rd Takbir du‘a:
“Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu…”