Contoh Surat Perjanjian Komitmen Fee Jual Beli Tanah -

Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) bermaterai cukup, masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Demikian surat perjanjian komitmen fee ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun.

| PIHAK KEDUA (Penerima Fee) | PIHAK PERTAMA (Pemberi Fee) | |--------------------------------|--------------------------------| | Materai Rp10.000,- | Materai Rp10.000,- | | | | | () | () | | Nama jelas | Nama jelas |

Saksi-saksi:


Catatan Penting:

Jika Anda memerlukan versi dalam Bahasa Inggris atau penyesuaian untuk peran tertentu (misal fee dari pembeli saja atau penjual saja), silakan beri tahu.

Berikut adalah contoh surat perjanjian komitmen fee jual beli tanah:

SURAT PERJANJIAN KOMITMEN FEE JUAL BELI TANAH

Nomor: [Nomor Surat]

Tanggal: [Tanggal Surat]

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Dengan ini menyatakan bahwa:

Pihak Pertama dan Pihak Kedua telah sepakat untuk melakukan transaksi jual beli tanah yang terletak di [Lokasi Tanah] dengan luas [Luas Tanah] meter persegi.

Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pembayaran dengan mekanisme sebagai berikut:

Kedua belah pihak juga sepakat untuk membayar fee kepada [Nama Penerima Fee] sebesar [Besarnya Fee] sebagai komitmen dalam transaksi ini.

Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya surat perjanjian ini dan akan berakhir setelah transaksi jual beli tanah selesai dilaksanakan.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

Ttd

Pihak Pertama

[Nama Pihak Pertama]

Ttd

Pihak Kedua

[Nama Pihak Kedua]

Pastikan Anda menyesuaikan informasi dalam contoh surat perjanjian di atas dengan kesepakatan yang Anda inginkan. Jika perlu, Anda dapat berkonsultasi dengan ahli hukum untuk memastikan bahwa perjanjian tersebut sah dan sesuai dengan hukum yang berlaku.

This letter is typically used when a third party (broker, intermediary, or finder) helps bring a buyer and seller together and expects a commission/fee upon successful sale.


SURAT PERJANJIAN KOMITMEN FEE
JUAL BELI TANAH

Nomor: [...../...../...../202X]

Pada hari ini, ………. tanggal ……… bulan ……… tahun ……… , kami yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Pemberi Fee (Pihak Pertama) :
Nama : ………………………………………
Jabatan : ………………………………………
Alamat : ………………………………………
(dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri / sebagai pemilik tanah / sebagai pihak yang berkepentingan dalam transaksi jual beli tanah yang dimaksud). Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

2. Penerima Fee (Pihak Kedua) :
Nama : ………………………………………
Pekerjaan : Perantara / Pialang / Broker
Alamat : ………………………………………
(dalam hal ini bertindak sebagai pihak yang mempertemukan Pihak Pertama dengan pembeli tanah yang berhasil). Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Para pihak sepakat mengadakan perjanjian komitmen fee dengan ketentuan sebagai berikut:


Pasal 1 – PENJELASAN TRANSAKSI

Pihak Kedua telah berhasil mempertemukan Pihak Pertama dengan calon pembeli, yaitu:

Nama Pembeli : ………………………………………
Alamat : ………………………………………

Atas tanah milik Pihak Pertama yang berlokasi di:

Harga jual disepakati antara Pihak Pertama dan Pembeli sebesar Rp ……… (……… rupiah).


Pasal 2 – BESARAN FEE

Pihak Pertama setuju memberikan fee kepada Pihak Kedua sebesar ………. % (……… persen) dari harga jual bersih tanah, atau sebesar Rp ……… (……… rupiah). (Pilih salah satu dan coret yang tidak perlu).


Pasal 3 – WAKTU PEMBAYARAN FEE

Fee tersebut wajib dibayarkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua secara tunai / transfer bank selambat-lambatnya ……. (……… hari kerja) setelah: contoh surat perjanjian komitmen fee jual beli tanah


Pasal 4 – KEGAGALAN TRANSAKSI

Jika transaksi jual beli tanah batal karena kesalahan atau itikad tidak baik dari Pihak Pertama setelah pembeli siap membeli dengan harga yang disepakati, maka Pihak Pertama tetap wajib membayar 50% (lima puluh persen) dari fee yang telah disepakati sebagai ganti rugi komitmen.

Jika transaksi batal bukan karena kesalahan kedua belah pihak (misal: dokumen tanah bermasalah, pembeli mundur tanpa sebab terkait Pihak Pertama), maka fee tidak wajib dibayarkan.


Pasal 5 – SANKSI

Apabila Pihak Pertama lalai atau menunda pembayaran fee melebihi batas waktu yang ditentukan, Pihak Pertama wajib membayar denda sebesar ……% per bulan dari total fee yang belum dibayar.


Pasal 6 – PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Jika terjadi perselisihan dalam pelaksanaan perjanjian ini, para pihak sepakat menyelesaikannya secara musyawarah. Jika tidak tercapai kesepakatan, maka penyelesaian dilakukan melalui Pengadilan Negeri ……………….


Pasal 7 – LAIN-LAIN

Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermaterai cukup, masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama.


Demikian perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun.

Pihak Pertama (Pemberi Fee)
Materai Rp10.000

(tanda tangan & nama jelas)

……………………………………

Pihak Kedua (Penerima Fee)
Materai Rp10.000

(tanda tangan & nama jelas)

……………………………………


Saksi-saksi:


Surat perjanjian komitmen fee (komisi) jual beli tanah adalah dokumen legal yang mengikat antara pemilik tanah atau pembeli dengan perantara (makelar/mediator) untuk menjamin pembayaran jasa profesional. Berdasarkan standar industri properti, besaran komisi yang umum diberikan berkisar antara 2% hingga 5% dari total nilai transaksi. Poin Penting dalam Surat Perjanjian Komitmen Fee

Agar surat memiliki kekuatan hukum dan menghindari sengketa, berikut adalah komponen wajib yang harus dicantumkan menurut para ahli di Privy dan Rumah123:

Identitas Lengkap: Nama, NIK KTP, pekerjaan, dan alamat jelas dari Pihak Pertama (Pemberi Fee) dan Pihak Kedua (Penerima Fee/Perantara). Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) bermaterai cukup,

Objek Tanah: Deskripsi lengkap mengenai lokasi tanah, luas, nomor sertifikat (SHM/SHGB), dan batas-batas wilayahnya.

Besaran Komisi: Nominal atau persentase komisi yang disepakati secara eksplisit (misalnya Rp25.000 per meter atau 2,5% dari harga jual).

Mekanisme Pembayaran: Kapan fee dibayarkan (misal: secara progresif atau setelah pelunasan AJB) dan melalui metode apa (transfer bank/tunai).

Masa Berlaku: Jangka waktu perjanjian berlaku agar perantara memiliki batas waktu untuk mencari pembeli.

Legalitas: Penggunaan bahasa baku dan pembubuhan meterai Rp10.000 untuk memberikan kekuatan pembuktian di pengadilan. Contoh Draft Sederhana

Berikut adalah struktur dasar yang sering digunakan dalam dokumen seperti yang tersedia di Studocu dan Scribd: Surat Perjanjian Fee Jual Beli Tanah dan Komisi Perantara

Berikut adalah review terhadap dokumen "Contoh Surat Perjanjian Komitmen Fee Jual Beli Tanah" yang umum ditemukan di internet atau template hukum. Review ini mencakup kekuatan, kelemahan, poin penting yang harus ada, serta saran perbaikan agar surat tersebut sah dan melindungi semua pihak.


“Pihak Perantara berhak mendapatkan fee penuh meskipun pembeli dan penjual sudah saling mengenal sebelumnya, selama perkenalan pertama difasilitasi oleh perantara dan dibuktikan dengan bukti komunikasi tertulis (WhatsApp, email, atau surat).”

Klausul ini mencegah penjual/pembeli berpura-pura tidak kenal lalu bertransaksi langsung untuk menghindari fee.

Jika ada broker lain yang membawa pembeli, buat perjanjian bersama (tripartit) yang mengatur pembagian komisi, misalnya 50:50.


Surat Perjanjian Komitmen Fee adalah akta di bawah tangan yang mengikat secara hukum antara Pemberi Tugas (pemilik tanah/calon pembeli) dan Penerima Tugas (perantara/broker properti). Surat ini berisi komitmen bahwa penerima tugas akan mendapatkan sejumlah uang jasa (fee/komisi) apabila terjadi transaksi jual beli tanah yang disebabkan oleh usahanya.

Berbeda dengan surat kuasa jual, surat ini tidak memberikan kewenangan menandatangani akta, tetapi hanya menjamin hak atas komisi.

Banyak template gratis memiliki kelemahan berikut:

Berikut adalah template yang bisa Anda adaptasi. Ganti data dalam kurung siku [...] dengan informasi sesungguhnya.


SURAT PERJANJIAN KOMITMEN FEE
JUAL BELI TANAH
Nomor: ...../SPKFT/..../2026

Pada hari ini, Rabu, tanggal Enam bulan Mei tahun Dua Ribu Dua Puluh Enam (06-05-2026), kami yang bertanda tangan di bawah ini:

PEMBERI TUGAS (PIHAK PERTAMA) :
Nama : [Nama Pemilik Tanah / Pembeli]
No. KTP : ...........................
Alamat : ...........................
Pekerjaan : ...........................
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

PENERIMA TUGAS (PIHAK KEDUA) :
Nama : [Nama Perantara / Broker]
No. KTP : ...........................
Alamat : ...........................
Pekerjaan : Broker Properti
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Para pihak sepakat mengadakan perjanjian komitmen fee dengan ketentuan sebagai berikut:


Sebelum melihat contoh, pastikan surat Anda memuat 8 komponen kunci berikut: Catatan Penting: